Filosopi daun, harap padaku

Sabtu, 08 Maret 2014

Kamu memang setitik cahayaku
Tapi aku yakin akan dirimu
Dirimu yang akan menyinari lorong gelapku
Dirimu yang akan menjadi jiwaku
Dirimu yang akan menggenggam tanganku
Dengan hatimu, dengan cintamu
Mengapa aku harus menangis di dalam senyum ?
Daun saja tak pernah naik darah
Walaupun dirinya layu, terbang di terpa angin
Tanpa tangis, walau jatuh di tepi jalan
Tanpa keluh, walau hujan membasahinya
Mengapa aku harus menangis di dalam senyum ?
Aku hanya perlu bersabar
Aku hanya perlu menunggu walau tanpa waktu
Tak ada yang lain, hanya itu
Mengapa aku seperti ini ?
Apakah aku perlu belajar kepada daun ?
Karena apa ?
Karna daun jatuh, tak pernah membenci angin
Walau angin tak punya rasa..
Tetap daun dengan sabarnya..
Walau angin tak punya cinta..
Tetap daun tampak bahagia..



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Jangan sampai...

Senin, 03 Maret 2014

Begah ini kurasakan dengan dalam direlung gelap
Bantu aku ya allah, bantu aku atas keadaan
Jangan biarkan aku berfikir akan kekalahan
Jangan biarkan aku terdiam di dalam kegelisahan
Apakah kau tak mengerti tentang ini
Tentang aku yang tak kuasa menahan rasa
Tentang dia yang terdiam di tengah dustanya
Apakah aku harus melompat dan mengakhirinya
Aku tak kuat akan beban ini
Dua kali kurasakan ini setelah aku terlahir di dunia
Janganlah sampai membuat aku berfikir
Bahwa wanita yang terlahir di dunia tak ada beda
Hanya akan membawa cerita di dalam koma
Namun ketika mengakhirinya...
Akan membuat cerita duka untuk ketiga kalinya
Dan sampai pada...
Diriku yang tak lagi mengenal tentang cinta



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Semua Ada Saatnya

Minggu, 02 Maret 2014

"Hiburlah hatimu, siramilah ia dengan percik - percik hikmah. Seperti halnya fisik, hati juga merasakan letih."
~ Ali bin Abi Thalib ~



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer