Filosopi daun, harap padaku

Sabtu, 08 Maret 2014

Kamu memang setitik cahayaku
Tapi aku yakin akan dirimu
Dirimu yang akan menyinari lorong gelapku
Dirimu yang akan menjadi jiwaku
Dirimu yang akan menggenggam tanganku
Dengan hatimu, dengan cintamu
Mengapa aku harus menangis di dalam senyum ?
Daun saja tak pernah naik darah
Walaupun dirinya layu, terbang di terpa angin
Tanpa tangis, walau jatuh di tepi jalan
Tanpa keluh, walau hujan membasahinya
Mengapa aku harus menangis di dalam senyum ?
Aku hanya perlu bersabar
Aku hanya perlu menunggu walau tanpa waktu
Tak ada yang lain, hanya itu
Mengapa aku seperti ini ?
Apakah aku perlu belajar kepada daun ?
Karena apa ?
Karna daun jatuh, tak pernah membenci angin
Walau angin tak punya rasa..
Tetap daun dengan sabarnya..
Walau angin tak punya cinta..
Tetap daun tampak bahagia..



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

0 komentar:

Posting Komentar