Malam yang (sedikit) mencekam

Jumat, 18 Januari 2013

Mengapa aku berfikir untuk kesana?
Aku berjalan di tengah kegelapan,
Berjalan perlahan, tanpa ingat tombol saklar
Berfikir segalanya akan berjalan dengan lancar
Tanpa mengaggap semuanya akan menjadi benar

Dan tiba -tiba ....
aguuuuuung!!!
Aku mendengar seseorang memanggil namaku
Suara seorang lelaki, dengan nada tinggi
Aku pun menoleh tanpa ada yang mengaku
Apa?? Mengaku??
Siapa yang akan kuharapkan untuk mengaku
Sedangkan jam menunjukkan pukul satu
Dan siapa yang akan kuharapkan datang menyapaku
Padahal seluruh anggota keluarga sedang pulas sembari menunggu waktu

Ahh entahlah, itu hanyalah sebuah ilusi
Dan (kuyakin) tak akan terulang kembali
Akupun melanjutkan langkah ini....
Setelah langkah kaki ke dua, tiba - tiba....
Praaaaaak !!!
Apa lagi itu?
Itu terdengar di balik jendela
Perlahan kudekati, perlahan kuhampiri
Ahh ternyata bukan apa - apa, sebaiknya aku kembali
Sembari berbalik, tiba - tiba kudengar suara bayi menangis
Dan lagi, aku bertanya - tanya... apa lagi ini??
Tanpa berfikir panjang aku langsung memvonis
Pasti ada yang tak beres dengan ini,
Aku langsung bergegas dan berlari menuju bilik
Akupun berfikir sejenak, ada apa ini?? Ada apa dengan malam ini??
Ahh sudahlah....
Sebaiknya aku kembali tidur untuk melanjutkan petualangan mimpiku,
Serta mempersiapkan curhatan kepada sang sahabat (comodo putar)
Tentang apa yang terjadi di malam ini



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Mimpiku adalah fiksi

Kamis, 17 Januari 2013

Ketika aku berfikir tentang apa yang tak pernah kau fikirkan sebelum ini, aku selalu mencemaskan tatkala kau tahu tentang apapun yang tak boleh kau ketahui. Aku selalu ingin berbicara walaupun hati ini tak ingin. Sebenarnya yang ingin aku katakan hanyalah sebuah cerita fiksi, cerita yang sudah, sedang, dan akan aku tulis disebuah lembaran hidup yang akan dikirimkan kepada sang malaikat cinta. Dan itu kukirimkan melalui doa.
Di dalam doa, aku (hanya) akan selalu berharap. Berharap agar kau selalu menyertai mimpiku, hanya mimpi. Aku tak berharap kau ada disini, karena kuyakin kau akan datang di duniaku yang selanjutnya.
Tiba - tiba kurasakan jari - jemari itu berada di bahuku, dia mendorong perlahan dan sejenak menyentakku. Aku pun tersadar dan melihat ke arah langit -langit kamar tanpa tahu bahwa segala yang terjadi hanyalah sebuah mimpi. Mimpi yang akan selalu menghiasi malamku, dengan setiap episode cerita yang menggambarkan sebuah kisah cinta sepasang anak manusia.

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer